PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS 1 MELALUI PENGGUNAAN ALAT PERAGA KONKRET PADA MATERI PENJUMLAHAN

Authors

  • Uji Ambarwati Universitas Terbuka
  • Hasan Basri Universitas Madura
  • Eko Kuswanti Universitas Terbuka
  • Aulia Safitri Universitas Terbuka
  • Betari Rejani Universitas Terbuka

Keywords:

alat peraga, hasil belajar, matematika, penjumlahan, siswa kelas 1

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengujian dampak penggunaan media konkret eksternal terhadap penguasaan materi matematika operasi penjumlahan pada siswa kelas I SDN 2 Mrisi. Problem mendasar di lapangan menunjukkan rendahnya penguasaan konsep akibat paparan materi yang terlalu teoretis dan minimnya alat bantu visual yang memikat. Dari 28 subjek yang diteliti (15 murid laki-laki dan 13 perempuan), sebagian besar belum mampu mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM). Guna mengatasi hal tersebut, intervensi berupa Penelitian Tindakan Kelas (PTK) sepanjang dua siklus dijalankan dengan mengikuti prosedur perencanaan, aksi, monitoring, dan refleksi. Evaluasi dilakukan lewat tes formal serta pengamatan aktivitas belajar, yang kemudian dikaji menggunakan statistik deskriptif. Dokumentasi hasil riset memperlihatkan lonjakan akademis yang konsisten. Rerata kelas pra-tindakan yang awalnya berada di angka 58,21 (ketuntasan 35,71%) merangkak naik ke posisi 71,32 (ketuntasan 71,43%) pada siklus pertama. Akumulasi keberhasilan memuncak pada siklus kedua dengan raihan rata-rata sebesar 85,18 dan persentase kelulusan klasikal fantastis mencapai 92,86%. Hasil ini menunjukkan bahwa visualisasi realistis melalui alat bantu pengajaran konkret sangat efektif dalam memperkuat pemahaman matematika siswa.

References

Angco, R. J., & L. B. Angco. (2024). “A meta-synthesis of effective practices and outcomes in the use of manipulatives for teaching mathematics.” Human Behavior, Development and Society, 25(2), 50–59.

Anggraena, Yogi, Dion Ginanto, Nisa Felicia, Ardanti Andiarti, Indriyati Herutami, Leli Alhapip, Setiyo Iswoyo, Yayuk Hartini, & Rizal Listyo Mahardika. (2022). Panduan Pembelajaran dan asesmen (1st ed.) edited by L. Yuniarsih. BSKAP.

Arsyad. (2020). Media pembelajaran. Raya Grafindo Persada.

Asadulloh, R., & Bahtiar. (2024). “Penggunaan media benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar matematika kelas 1 sekolah dasar.” Journal of Science and Education Research, 3(2), 43–49.

Asrul, A., & Rosnita. (2014). Evaluasi pembelajaran. Bandung: Ciptapustaka Media.

Azizi, Alfian Nur, Bintoro Widodo, & Putri Nur Faizah. (2025). Alat peraga dalam pembelajaran matematika. Bravo Press Indonesia.

Byrne, E. M., H. Jensen, B. S. Thomsen, & P. G. Ramchandani. (2023). “Educational interventions involving physical manipulatives for improving children’s learning and development: A scoping review.” Review of Education, 11(2).

Dowker, A., Sarkar, A., & C. Y. Looi. (2016). “Mathematics anxiety: What have we learned in 60 years?” Frontiers in Psychology, 7(508).

Farihah, Umi. (2021). Media pembelajaran matematika. Lintas Nalar.

Handika, Zubaidah, T., & R. Witarsa. (2022). “Analisis teori perkembangan kognitif jean piaget dan implikasinya dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar.” Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan, 22(2), 124–140.

Helmina, S. (2024). “Peningkatan keterampilan berhitung melalui penggunaan alat peraga pada materi penjumlahan bilangan untuk siswa kelas II SD 060913 Medan Tembung.” Journal of Social Science Research, 4:1–9.

Khairunisa, W., & N. C. M. Utami. (2025). “Meningkatkan kemampuan berhitung penjumlahan melalui media pembelajaran benda nyata (konkret) di kelas 1 SD.” Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(1):71–81.

Muhsetyo. (2022). Pembelajaran matematika SD (2nd ed.). Universitas Terbuka.

Nur, M. A., N. .. Adelya, & F. Elviani. (2024). “Pengaruh kecemasan matematika (math anxiety) terhadap kemampuan literasi numerasi siswa sekolah dasar.” Jurnal Inovasi Edukasi, 7(2), 62–72.

Nuryana, E., I. Fiteriani, & M. M. Afriyadi. (2026). “Peran concrete-pictorial-abstract (cpa) approach dan structured problem solving dalam pembelajaran matematika di SD/MI.” De Fermat: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(1), 781–792.

Poletti, C., M. Krenger, J. Dupont-Boime, & C. Thevenot. (2022). “The evolution of finger counting between kindergarten and grade 2.” Children, 9(2).

Ramiati, E., I. Mashuri, & D. Wariyani. (2022). “Pengaruh penerapan media konkret pada mata pelajaran matematika materi penjumlahan terhadap hasil belajar siswa kelas I MI An-nidhom Kebunrejo Genteng.” Jurnal Madrasah Ibtidaiyah, 1(1), 60–72.

Sorvo, R., T. Koponen, H. Viholainen, T. Aro, E. Räikkönen, P. Peura, A. Dowker, & M. Aro. (2017). “Math anxiety and its relationship with basic arithmetic skills among primary school children.” British Journal of Educational Psychology, 187(3), 309–27.

Tosho, Tim Gakko. (2021). Matematika untuk sekolah dasar. Kemdikbudristek.

Wardani, I. G. A. K., & K. Wihardit. (2022). Penelitian tindakan kelas. Universitas Terbuka.

Wulan, D. R. (2022). Matematika Kelas I. Pusat Perbukuan Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Yurniwati, Y., & D. A. Soleh. (2023). “Dampak concrete pictorial abstract approach pada pengetahuan konten dan pengetahuan pedagogik konten: persepsi calon guru SD.” Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 8(1), 14–32.

Downloads

Published

2026-10-29

Issue

Section

Articles