Reducing Burnout Using Social Support And Emotional Intelligence Amidst Job Stress

Authors

  • Novianto Eko Nugroho STIESIA Surabaya

Abstract

Menjaga kesehatan mental karyawan merupakan investasi strategis bagi organisasi dalam menghadapi risiko burnout yang dapat menghambat potensi sumber daya manusia. Penelitian ini mengkaji bagaimana social support dan emotional intelligence berperan sebagai perisai psikologis dalam memitigasi dampak job stress terhadap tingkat kelelahan kerja pada karyawan PT. GWB Burnout dalam studi ini dipandang sebagai respons psikis terhadap tekanan kronis yang berpotensi menggerus produktivitas serta kesejahteraan individu. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 68 karyawan, data dihimpun melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda melalui perangkat SPSS versi 28. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa meskipun stres kerja menjadi pemicu utama munculnya kelelahan, kehadiran dukungan sosial yang kuat serta kecerdasan emosional yang matang berperan sebagai instrumen krusial dalam mereduksi dampak negatif tersebut. Secara spesifik, stres kerja teridentifikasi sebagai faktor yang paling dominan, namun integrasi antara dukungan eksternal dan ketahanan emosional internal terbukti mampu menjadi landasan psikologis terhadap tekanan kerja. Hasil ini memberikan implikasi strategis bagi manajemen untuk beralih dari sekadar pengejaran target teknis menuju penguatan ekosistem kerja yang suportif dan pengembangan kapasitas emosional karyawan sebagai pilar keberlanjutan organisasi.

Downloads

Published

2026-05-31