Pengaruh Gaya Kepemimpinan Terhadap Budaya K3 yang Dimoderasi Tingkat Pendidikan dan Pengalaman Kerja pada Proyek Konstruksi di Surabaya

Jenny Caroline Dkk

Abstract


Sikap dan perilaku pekerja merupakan gambaran nyata penerapan gaya kepemimpinan di pelaksanaan proyek konstruksi. Sikap dan perilaku pekerja adalah cerminan dari budaya K3, oleh karena itu peranan kepemimpinan sangat penting dalam membentuk budaya K3. Kepemimpinan yang sadar dan komitmen terhadap K3 harus ada dalam jiwanya, sehingga seluruh anggota perusahaan bersemangat mematuhi sistem manajemen K3, dengan demikian maka budaya K3 dapat berhasil terwujudkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh gaya kepemimpinan terhadap budaya k3 yang dimoderasi tingkat pendidikan dan pengalaman kerja. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan pengambilan data melalui kuesioner. Responden penelitian yaitu project manager, site manager, pengawas, dan mandor, dengan ukuran sampel 60 responden pada 6 proyek konstruksi di Surabaya. Analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis regresi linear sederhana dengan variabel moderarasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif terhadap budaya K3 (α<5%), sedangkan variabel moderasi tingkat pendidikan pemimpin memperlemah pengaruh gaya kepemimpinan terhadap budaya K3.

Full Text:

PDF

References


Asri, Marwa. (1986). Pengelolahan Karyawan. Yogyakarta ; BPFE.

Aprillia, Karlina & Ghozali , Imam. (2013). Teknik Penyusunan Skala Likert. Semarang : Fakultas ekonomi dan Bisnis, Iniversitas Diponegoro.

Christina, Wieke Yuni, dkk. (2012). Pengaruh Budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Terhadap Kinerja Proyek Konstruksi. Jurnal Rekayasa Sipil; Fakultas Teknik Sipil, Universitas Brawijaya Malang; Vol. 6, No.1.

F.A. Gunawan & Waluyo.(2015). Risk Based Behavioral Safety. Jakarta; PT. Gramedia Pustaka Utama.

F.A. Gunawan. (2013). Safety Leadership. Jakarta: Dian Rakyat.

Faris Iqbal Al. & Feri Harianto..(2013). Pengaruh Perilaku Tenaga Kerja Dan Lingkungan Kerja Yang Dimoderasi Faktor Pengalaman Kerja dan Tingkat Pendidikan Terhadap Kecelakaan Kerja Konstruksi Di Surabaya. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya.

Handoko, Hani. ( 1987). Manajemen Personaliadan Sumber Daya Manusia. Edisi Kedua. Yogyakarta : BPFE.

Kartono, Kartini. (2008). Pemimpin Dan Kepemimpinan: Apakah Kepemimpinan Abnormal Itu?. Ed. 1, Cet, 18, Jakarta: Rajawali Press.

Muhammad.D.I, dkk. (2017). Worker’s Age and The Impact of Psikological Factors on The Perception of Safety at Construction Site. Journal Sustainability.www.mdpi.com.

Notoatmodjo, S. (2003). Pengantar PendidikanKesehatan dan Ilmu Perilaku.Yogyakarta: Andi offset.

Robbins, Stephen P. & Jugde, Timothy A.(2009). Organizational Behaviour (13th). New Jersey : Prentice-Hall, Inc.

Sugiyono. (2008). Metode penelitian Kuantitatif, kualitataif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Suliyanto, (2011). Ekonometrika Terapan. Yogyakarta: Andi offset.

Suhardjo. (2006). Mengenal Pendidikan Sekolah Dasar. Jakarta : Departemen Pendidikan Nasional.

Solimun dkk. (2018). Metodologi Penelitian Kuantitatif Perspektif Sistem. Malang: UB Press.

Suma’mur. (1996). Keselamatan Kerja dan Pencegahan Kecelakaan. Jakarta: Penerbit Haji Masagung.




DOI: http://dx.doi.org/10.53712/rjrs.v4i2.781

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil is indexed by:

google.png

View My Stats