PENGARUH PEMBERIAN GARAM (NATRIUN KLORIDA) PADA PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI RUMPUT GAJAH ODOT (Pennisettum purpureum cv. Mott)

Moh Warid, Nurul Hidayati

Abstract


Hijauan pakan merupakan salah satu faktor penentu dalam pengembangan usaha peternakan, khususnya untuk ternak ruminansi, dalam keberhasilan usaha peternakan pemupukan. merupakan penambahan suatu bahan yang digunakan untuk memelihara, memperbaiki, dan mempertahankan kesuburan tanah salah satunya dengan pemupukan garam NaCl.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk garam NaCl terhadap pertumbuhan dan produksi rumput gajah. Metode penelitan yang digunakan adalah metode kuantitatif melalui penelitian eksperimen, menggunakan polybag sebagai unit percobaan. Setiap percobaan, polybag berukuran 30x30 cm. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperiman.  Perlakuan pada penelitian ini terdiri atas P0 = (Kontrol), P1 = Urea 100% (100 kg/ha), P2 = P Garam 100% (25 kg/ha), P3 = Garam Nacl 25% (Urea 75kg/ha + Garam 6,25kg/ha), P4 = Urea 50% + 50% Garam (Urea 50kg/ha +12,5kg/ha. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pada pengamatan minggu ke-1 sampai minggu ke-5 dari P0 sampai P4 per tumbuhan dan produsi segar rumput gajah odot mengalami peningkatan. pemberian pupuk garam (Natrium Klorida)  berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan, jumlah daun, dan pruduksi segar rumput gajah odot. Namun tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman, lebar daun, dan diameter batang.    Produksi segar rumput gajah odot tertinggi pada perlakuan P1 sebesar 272.1g/polybag yang dilanjutkan P4 sebesar 229.6g,/polybag P3 sebesar 224.6g,/polybag dan P2 sebesar 173.3g/polybag sedangkan produksi segar rumput gajah odot terendah pada perlakuan P0 156.3g/polybag. Dengan demikian, urea dan garam (Natrium Kloorida) dengan dosis tertentu bisa di jadikan pupuk untuk meningkatkan prtubuhan dan produksi produksi rumput gajah odot.

Keywords


Rumput Gajah Odot, Garam Natrium Klorida,Pupuk Urea

Full Text:

PDF

References


Ebrahim, H., Negussie, F, and Animut, G. 2020. Effects of Nitrogen Fertilizer Rate and Cutting Height on Morphological Characteristics and Yield of Elephant Grass (Pennisetum purpureum L.)

Georgiadis, N. J. (2007). Savana Herbivore Dynamics In A Livestock-Dominated Landscape. II: Ecological, Conservation, And Management Implication OfPredator Restoration. Journal of Biological Conservation. 137(3), 207- 212.

Handoyo, B., Herlinawati, & Soelaksini, L. (2018). Aplikasi Garam (NaCl) Untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oryza sativa L) Varientas S Situ Bagendit di Tanah Litosil Banyuangi. Program Studi Teknologi Produksi Tanaman Pangan Politeknik Negeri Jember, 16 (2).

Harjadi, S. S. dan S. Yahya. 1988. Fisiologi Stress Lingkungan.. PAU-IPB, Bogor

Jumin H.B., 1992. Ekologi Tanaman Suatu Pendekatan Fisiologi, Rajawali.

Kusriningrum. (2008). Dasar Perancangan Percobaan dan Rancangan Acak Lengkap. Surabaya: Universitas Airlangga.

Lasamadi, R. D., S. S. Malalantang, Rustandi, & S. D. Anis. 2013. Pertumbuhan dan Perkembangan Rumput Gajah Dwarf (Pennisetum purpureum Cv. Mott) yang Diberi Pupuk Organik Hasil Fermentasi EM4. Zootek, 32(2): 158-171.

Muryati. 2008. Pemisahan dan Pemanfaatan Bitern Sebagai Salah Satu Upaya Peningkatan Pendapatan Petani Garam. Buletin Penelitian dan Pengembangan Industri No. 2/Vol.II/Februari Semarang.

Subhan, N. Nurtika, N. Gunadi. 2009. Respons tanaman tomat terhadap penggunaan pupuk majemuk NPK 15-15-15 pada Tanah Latosol pada Musim Kemarau. J Hort 19(1): 40-48.

Palupi. 2011. Fungsi Unsur Hara Bagi Tanaman. Diunduh di http://www.novapdf.com [Diunduh 23 Januari 2017].

Rositawati. dkk. 2013. Rekristalisasi Garam rakyat dari daerah demak untuk mencapai SNI garam industri. Jurnal Teknologi Kimia dan Industri. 2(4): 217-225.

Prabowo, I., dan Rachmawati, D. (2020). Respons Fisiologis dan Anatomi Akar Tanaman Bayam (Amaranthus tricolor L.) terhadap Cekaman NaCl. Jurnal Penelitian Saintek, 25(1): 36-43.

Prawiranata, W.S. Haran dan P. Tjondronegoro. 1981. DasarDasar Fisiologi Tumbuhan. Botani IPB. Bogor.

Rukmana, R. 2005. Rumput Unggul Hijauan Makanan Ternak. Kanisius.

Yogyakarta.

Sabran SF. 2012. Pengaruh Konsentrasi Nacl Terhadap Pertumbuhan Tanaman (Solanum Lycopersicum Commune). Program Studi Biologi Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Khairun. Ternate

Saking, N. dan N. Qomariyah. 2017. Identifikasi hijauan makanan ternak (HMT)

lokal mendukung produktivitas sapi potong di Sulawesi Selatan. Prosiding

Seminar Nasional Teknologi Peternakan dan Veteriner 2017. DOI:

http://dx.doi.org/10.14334/Pros.Semnas. TPV-2017-p.558-56.

Saputra, D., Arwan., N.A., dan Suparno. 2021. Pengaruh Massa Urea dan Jenis Padi Terhadap Pertumbuhannya. Jurnal Penelitian Bidang IPA dan Pendidikan IPA, 7 (1), 36-42.

Seseray, D.S., S. Budi, dan N.L. Marlyn. 2013. Produksi rumput gajah (Pennisetum purpureum) yang diberikan pupuk n, p, dan k dengan dosis 0,50 dan 100% pada devoliasi hari ke-45. Jurnal Sains Peternakan. 1(11):49-55.




DOI: http://dx.doi.org/10.53712/maduranch.v9i1.2218

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

  

Published by Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura
Jl. Raya Panglegur Km 3,5 Pamekasan
Phone: (0324) 322231
website: http://http://ejournal.unira.ac.id/index.php/jurnal_peternakan_maduranch/index

Email: maduranch@unira.ac.id 

Creative Commons License
MADURANCH by Universitas Madura is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.