Pelatihan dan Pendampingan Anggota Jemaat GKS Kawangu dalam Pembuatan Pestisida dan Pupuk Organik

Authors

  • Yonce Killa Prodi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Suryani K. K. L Kapoe Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Uska Peku Jawang Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Lusia Danga Lewu Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Marten Umbu Nganji Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Melycorianda Hubi Ndapamuri Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Marizol T. D. Mara Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Alfred J. Lumbung Program Studi Agroteknologi Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Junaedin Wadu Program Studi Agribisnis Universitas Kristen Wira Wacana Sumba
  • Maklon F. Killa Program Studi Manajemen Universitas Kristen Wira Wacana Sumba

DOI:

https://doi.org/10.53712/ngu.v6i1.3048

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jemaat Gereja Kristen Sumba (GKS) Jemaat Kawangu, Kabupaten Sumba Timur, dalam pembuatan pestisida nabati dan pupuk organik berbasis sumber daya lokal. Kegiatan dilatarbelakangi oleh masih dominannya praktik pertanian konvensional yang bergantung pada penggunaan pestisida dan pupuk kimia, yang dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kualitas tanah. Metode pelaksanaan meliputi survei lokasi, sosialisasi, pelatihan, praktik langsung, serta evaluasi melalui observasi dan wawancara. Kegiatan dilaksanakan pada bulan November–Desember tahun 2025. Peserta terdiri dari 15 orang anggota jemaat dan 10 orang mahasiswa serta dosen Prodi Agroteknologi  Universitas Kristen Wira Wacana Sumba. Bahan yang digunakan dalam pelatihan antara lain daun gamal, daun kirinyuh, daun nimba, sekam padi, dan kotoran sapi yang tersedia di sekitar lingkungan masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman mengenai potensi berbagai bahan lokal sebagai bahan baku pestisida dan pupuk organik serta mampu mempraktikkan proses pembuatannya dengan baik. Tingkat partisipasi dan antusiasme peserta selama kegiatan tergolong tinggi, yang ditunjukkan melalui keterlibatan aktif dalam diskusi, praktik, dan evaluasi. Selain meningkatkan kapasitas peserta dalam pemanfaatan sumber daya lokal untuk mendukung usaha tani yang berkelanjutan, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya minat masyarakat terhadap penerapan teknologi pertanian yang ramah lingkungan.

Downloads

Published

2026-07-02