PEMAHAMAN SISWA DENGAN KEMAMPUAN MATEMATIKA TINGGI PADA KONSEP PERSAMAAN DAN PERTIDAKSAMAAN

Authors

  • Galuh Tyasing Swastika Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

DOI:

https://doi.org/10.53712/sigma.v3i2.386

Keywords:

Pemahaman, Persamaan dan Pertidaksamaan, Kemampuan Matematika

Abstract

Pemahaman siswa SMP kelas VII pada konsep persamaan dan pertidaksamaan dideskripsikan pada penelitian ini. Tiga siswa dengan kemampuan matematika berbeda diamati, namun hanya siswa dengan kemampuan tinggi yang dilaporkan pada penelitian ini. Siswa laki-laki kelas VII dipilih di salah satu SMP di Jember. Selain diberikan instrumen tes, siswa juga diwawancarai. Kevalidan data diusahakan dengan melakukan ditriangulasi. Selanjutnya  data yang valid dianalisis untuk memperoleh kesimpulan. Siswa kemampuan matematika tinggi mendefinisikan persamaan linear sebagai kalimat terbuka yang memiliki tanda “=”, sedangkan pertidaksamaan linear dengan tanda “</>/£/³” serta keduanya  memiliki variabel berpangkat satu. Siswa memberika contoh persamaan linear dan pertidaksamaan dengan mengacu pada tanda hubung dan pangkat yang didefinisikan sebelumnya.  Begitu pula untuk non contoh, siswa memberikannya sesuai dengan komplemen syarat definisi yang dipaparkan sebelumnya. Siswa membuat model persamaan dan pertidaksamaan linear  dari soal cerita yang diberikan dengan memisalkan sesuatu yang tidak diketahui dengan sebuah variabel, kemudian dioperasikan dengan sesuatu yang diketahui membentuk model. Dengan konsep yang diketahui, siswa menyelesaikan soal yang diberikan dengan memindah suku yang bervariabel dalam satu ruas dan suku yang tidak bervariabel ke ruas yang lain. Perpindahan suku yang dilakukan siswa sangat disayangkan karena hal itu menunjukkan siswa belum menguasai konsep dengan tepat. Meskipun metode tersebut dapat memudahkan siswa, seharusnya siswa memahami alasan penggunaan algoritma dengan benar.

References

Aunurrahman. (2010). Belajar dan Pembelajaran. Alfabeta, Bandung.

Depdiknas. (2006). Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar. Jakarta: Depdiknas.

Gagnon, Joseph Calvin dan Paula Maccini. (2001). ”Preparing Students with Disabilities for Algebra”. Teaching Exceptional Children. Vol. 34, No. 1, pp. 8-15.

Jung, Inchul. (2002). Student Representation and Understanding of Geometric Transformation with technology Experience. Dissertation. The University of Georgia. Pdf. http://jwilson.coe.uga.edu/pers/jung_inchul_200205_phd. diakses 15 Jan 2015

Kastberg, Signe E.. (2002). Understanding Mathematical Concepts: The Case Of The Logarithmic Function. Dissertation : University of Georgia

Kesumawati, Nila. (2008). “Pemahaman Konsep Matematika Dalam Pembelajaran Matematika”. Semnas Matematika dan Pendidikan Matematika 2008.

Linsell, Chris. (2008). Early Algebraic Thinking: Links to Numeracy. Wellington, New Zealand: TLRI website (www.tlri.org.nz) diakses 15 Jan 2015

Skemp, Richard. (1987). The Psychology of Learning Mathematics. New York: Penguin Books Ltd.

Soedjadi, R. (2000). Kiat-Kiat Pendidikan Matematika di Indonesia. Surabaya: Depdiknas

Downloads

Published

2018-04-20

Issue

Section

Articles