Analisis Pengaruh Variasi Penggunaan Bahan Aditif Tambahan Superplasticizer Terhadap Properti Pasta Kombinasi Semen-Fly Ash

Albert Kuncoro, Dewanti Ratna Paramitha, Lydia Yuniarti Meok, Antoni Antoni, Djwantoro Hardjito

Abstract


Dalam proses pembangunan, semen merupakan salah satu komponen yang berperan sangat besar, dan juga salah satu material yang mempunyai dampak lingkungan paling besar juga. Dalam upaya mengurangi penggunaan semen, dan disisi lain juga mengoptimalisasi performa beton, muncul berbagai solusi untuk menggunakan material limbah pengganti/subtitusi binder, maupun penggunaan admixture. Penggunaan fly ash dapat meningkatkan workability dan stabilitas daripada pasta. Disisi lain, partikel fly ash yang lebih kecil daripada semen dapat berkontribusi dalam meningkatkan kepadatan dari spesimen, yang berkontribusi pada meningkatnya nilai kuat tekan. Selain kontribusi akibat binder, rasio air semen (w/c) juga sangat berpengaruh terhadap kekuatan beton. Semakin rendah w/c, maka semakin tinggi pula nilai kuat tekan spesimen, dimana pada sampel pasta dengan binder 100% semen, penurunan w/c sebesar 65.63% dapat meningkatkan kuat tekan hingga 143.77%. Dengan mengetahui sifat dan dosis yang tepat dalam menggunakan superplasticizer, performa dan properti beton dapat ditingkatkan, baik dalam keadaan segar maupun dalam keadaan sudah mengeras.


Keywords


semen, fly ash, superplasticizer, pasta, kuat tekan

Full Text:

PDF

References


A. Kuncoro and H. S. Djayaprabha, “The Effect of Sodium Hydroxide Molarity on the Compressive and Splitting Tensile Strength of Ferronickel Slag-Based Alkali Activated Mortar,” 2021. doi: https://doi.org/10.14710/mkts.v27i2.32706.

A. M. Neville and J. J. Brooks, Concrete Technology. London: Trans-Atlantic Publications, 1987.

S. Pangdaeng, T. Phoo-ngernkham, V. Sata, and P. Chindaprasirt, “Influence of curing conditions on properties of high calcium fly ash geopolymer containing Portland cement as additive,” Mater Des, vol. 53, pp. 269–274, Jan. 2014, doi: 10.1016/j.matdes.2013.07.018.

J. Schulze, “Influence of water-cement ratio and cement content on the properties of polymer-modified mortars,” Cem Concr Res, vol. 29, no. 6, pp. 909–915, Jun. 1999, doi: 10.1016/S0008-8846(99)00060-5.

V. Živica, “Effects of the very low water/cement ratio,” Constr Build Mater, vol. 23, no. 12, pp. 3579–3582, Dec. 2009, doi: 10.1016/j.conbuildmat.2009.03.014.

B. Felekoğlu, S. Türkel, and B. Baradan, “Effect of water/cement ratio on the fresh and hardened properties of self-compacting concrete,” Build Environ, vol. 42, no. 4, pp. 1795–1802, Apr. 2007, doi: 10.1016/j.buildenv.2006.01.012.

Antoni, J. G. Halim, O. C. Kusuma, and D. Hardjito, “Optimizing Polycarboxylate Based Superplasticizer Dosage with Different Cement Type,” Procedia Eng, vol. 171, pp. 752–759, 2017, doi: 10.1016/j.proeng.2017.01.442.

H. Awang, M. H. Ahmad, and M. Z. Al-Mulali, “Influence of kenaf and polypropylene fibres on mechanical and durability properties of fibre reinforced lightweight foamed concrete,” Journal of Engineering Science and Technology, vol. 10, pp. 496–508, Apr. 2015.

S. P. Angdiarto, C. N. Thomas, A. Antoni, and D. Hardjito, “PENGARUH VARIASI WATER/FLY ASH RATIO DAN METODE PENCAMPURAN KALSIUM PADA PASTA 100% FLY ASH TIPE C,” Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil, vol. 7, no. 2, 2018.

A. Kuncoro and T.-P. Chang, “Influences of FGD Gypsum and CCR on Engineering Properties of Class F Fly Ash and GGBFS Based Alkali-Activated Material,” 2021.




DOI: http://dx.doi.org/10.53712/rjrs.v8i1.2016

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Rekayasa: Jurnal Teknik Sipil is indexed by:

google.png

View My Stats