KEMAMPUAN DETEKSI BIRAHI PADA SAPI BETINA OLEH PETERNAK DI KECAMATAN PROPPO KABUPATEN PAMEKASAN (STUDI KASUS DI DESA BINAAN DESA RANG-PERANG DAYA)

Akh Sanusi, Ahmad Yudi Heryadi

Abstract


Inseminator memiliki peran yang sangat besar dalam keberhasilan pelaksanaan inseminasi buatan. Keahlian dan keterampilan inseminator dalam akurasi pengenalan birahi, sanitasi alat, penanganan (handling) semen beku, pencairan kembali (thawing) yang benar, serta kemampuan melakukan IBakan menentukan keberhasilan inseminasi buatan. Selain inseminator dan karakteristik ternak, kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi pasca partus (Estrus Post Partum) dan penentuan waktu kawin setelah beranak (Post Partum Meeting). Rendahnya pengetahuan peternak dalam mendeteksibirahi dan penetuan waktu kawin yang tidak tepat setelah beranak dapat mengakibatkan terjadinya kegagalan kebuntingan akan dapatmempengaruhi laju pertumbuhan populasi ternak sapi sehingga dari sisi ekonomi dapat mengakibatkan kerugian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan peternak dalam deteksi birahi dan mengetahuai kemampuan peternak dalam penentuan waktu kawin setelah partus di kecamatan Proppo kabupaten Pamekasan, studi kasus di desa binaan peneliti yaitu desa Rang-perang Daya Kecamatan Proppo.. Metode yang digunakan dalam  penelitian ini adalah deskriptif kualitatif . 

Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan peternak dalam mendeteksi birahi ternaknya sudah baik, sebagian besar peternak responden (46%) mengenali tanda-tanda birahi melalui gejala birahi 3A (abang, abuh, anget) yang terlihat pada vulva, 23 % peternak responden dengan tanda-tanda nafsu makan turun, 17 % gelisah, bersuara, dan 14 % dengan tanda keluar lender dari vagina. Kemampuan peternak untuk waktu mengawinkan sapi birahi sebanyak 45 peternak atau 58 % mengawinkan sapi betina baik kawin alam maupun IB, 10 -12 jam setelah terdeteksi awal birahi.  


Keywords


Kemampuan, Peternak, Deteksi Birahi, Waktu Kawin.

Full Text:

PDF

References


Achyadi, K. R. 2009. Deteksi Birahi Pada Ternak Sapi. Tesis MS Pascasarjana

IPB. Bogor.

Akriono, M. L., S. Wahjuningsih, & M. N. Ihsan. 2017. Performans reproduksi Sapi Peranakan Ongole dan Peranakan Limousin di Kecamatan Padang Kabupaten Lumajang. J. Trop. Anim. Prod. 18(1):

Anwar, Fatmawati. 2018. Pengaruh Jumlah Penduduk Usia Produktif, Kemiskinan dan Inflasi Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Bireuen. Jurnal Ekonomi Regional Unimal. Vol. 1. No. 1

Apriem, F., Ihsan, N., dan Poetro, S. B. 2012. Penampilan Reproduksi sapi Peranakan Onggole Berdasarkan Paritas di Kota Probolinggo Jawa Timur. Fakultas Peternakan. Universitas Brawiaya. Malang.

Badjak MIZ. 2017. Evaluasi Pelaksaan Program Inseminasi Buatan Pada Buatan Pada Sapi Bali Didaratan Waeapo Kabupeten Buru. Skripsi. Program Studi Peternakan. Jurusan Peternakan.Fakultas Pertanian. Universitas

Endrawati, E., E. Baliarti dan S.P.S Budhi. 2010. Performans Induk Sapi Silangan Simmental Peranakan Ongole dan Induk Sapi Peranakan Ongole dengan Pakan Pattimura. Ambon

Feradis, M. P. (2010). Bioteknologi Reproduksi Pada Ternak. Alfabeta. Bandung.

Irianto, A., A. Gunawan, & Muladno. 2020. Perbaikan mutu genetik melalui sistem grading ternak dalam upaya menunjang program pemuliaan berbasis digital. J. Ilmu dan Teknologi Peternaan. Trop. 7(1):35–41.

Jalius, J. (2011). Hubungan Mortalitas Progresif dan Keutuhan Membran Sperma dalam Semen Beku Sapi Bali dengan Keberhasilan Inseminasi. Agrinak, 1(1), 43–47.

Nuryadi. 2014. Ilmu Reproduksi Ternak. Universitas Brawijaya Press. Malang

Sudono, M. 2003. Tata Laksana peternakan Sapi Perah. Graha Ilmu. Yogyakarta.

Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

S. Hardjopranoto (1995), Ilmu Kemajiran pada Ternak.Airlangga. Surabaya: University Press.

Suyadi, Kuswati, B Susilo, dan J.A.E. Noor. 2010. Uji Akurasi Piranti Sensor Transduser Untuk Menetukan Waktu Terjadinya Berahi Pada Sapi. JIIPB.

Toelihere, M. R. (1993). Ilmu Reproduksi Hewan (3rd ed.). Bandung: Penerbit Angkasa.

Widiyono, I., P. P. Putro, Sarmin, P. Astusti dan C. M. Airin. 2011. Kadar Estradiol dan Progesteron Serum, Tampilan Vulva dan Sitologi Apus Vagina Kambing Bligon Selama Siklus Estrus. Jurnal Veteriner. 12(4)

Wisono, D.A. 2015. Performan Reproduksi Sapi Madura Induk dengan Perkawinan Inseminasi Buatan di Kabupaten Pamekasan. Thesis, Universitas




DOI: http://dx.doi.org/10.53712/maduranch.v8i2.2044

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

  

Published by Prodi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura
Jl. Raya Panglegur Km 3,5 Pamekasan
Phone: (0324) 322231
website: http://http://ejournal.unira.ac.id/index.php/jurnal_peternakan_maduranch/index

Email: maduranch@unira.ac.id 

Creative Commons License
MADURANCH by Universitas Madura is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.